Powell Resmi Ditunjuk sebagai Pengganti Yellen, Emas Naik Tipis

0
169

Harga emas berakhir positif untuk hari kedua setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan Jerome Powell adalah pilihannya untuk memimpin Federal Reserve setelah masa jabatan Janet Yellen berakhir pada Februari 2018.

Data MetaTrader yang digunakan tim FS88 Research Division menunjukkan pada sesi Kamis harga emas naik ke $1283,90 dan ditutup negatif di $1275,80 atau naik tipis 0,1 persen dibandingkan dengan penutupan sesi sebelumnya.

Emas telah bergerak naik sekitar 11 persen tahun ini, meningkat pada tahun 2016 setelah para pembuat kebijakan The Fed dua kali menaikkan suku bunga acuannya. Mereka juga mengambil langkah pertama dalam mengurangi neraca $4,5 triliun yang dikumpulkan saat The Fed melakukan sebuah program yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk menghidupkan kembali ekonomi terbesar di dunia tersebut pasca krisis keuangan.

Ketua Fed berikutnya akan menjadi kelanjutan dari Yellen, demikian menurut Bob Haberkorn, seorang ahli strategi pasar senior di RJO Futures di Chicago.

Menurutnya, dengan terpilihnya Powell mungkin akan menjadi kelanjutan dari rencana tingkat suku bunga yang sama yang telah pasar lihat selama dua tahun terakhir.

Keuntungan emas akan terbatas antara sekarang dan pertemuan Fed berikutnya. Akan ada keengganan pasar untuk menambah posisi kecuali ada beberapa peristiwa geopolitik.

Namun bagaimanapun juga, pengangkatan Powell ke posisi terpenting di dunia keuangan itu akan bergantung pada konfirmasi Senat AS. Powell telah menjadi Gubernur Fed sejak 2012, dan pada saat itu tidak pernah menolak keputusan kebijakan moneter. Penduduk asli Washington tersebut akan mengambil alih posisi tersebut pada masa sulit, dengan inflasi jauh di bawah target 2 persen bank tersebut, sementara harga aset berada pada tingkat yang dianggap tinggi oleh para pembuat kebijakan.

Sebelumnya, bank sentral AS meningkatkan penilaian ekonomi dan memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga pada bulan Desember di akhir pertemuan penetapan kebijakannya pada hari Rabu lalu.

Para investor juga mempertimbangkan ketidakpastian mengenai prospek pemotongan pajak Trump. Pemimpin Republikan di DPR AS mulai mengeluarkan RUU pajak pada hari Kamis yang berisi perubahan besar untuk pajak bisnis dan perorangan.

Sumber: Investing.com

Facebook: https://www.facebook.com/kharisma.wicaksana.1