Laporan Bloomberg semalam telah mengejutkan pasar, pasalnya disebutkan bahwa pada pertemuan tanggal 14 Juni mendatang European Central Bank (ECB) akan mempertimbangkan untuk menghentikan program pembelian aset (quantitative easing). Laporan tersebut mampu menaikkan kembali minat pasar terhadap euro di tengah ketidakpastian politik Italia yang berpotensi masih berpengaruh pada sentimen pergerakan pasar.

Data dari American Ptroleum Institute (API) dini hari tadi menyebutkan persediaan minyak di AS berkurang 2 juta barel. Hal tersebut membuat harga minyak mentah menguat di awal sesi perdagangan Asia seiring dengan kabar permintaan AS kepada OPEC untuk segera meningkatkan produksinya. Selanjutnya investor fokus pada laporan dari Energy Information Administration (EIA) pukul 21.30 WIB.

Potensi Pergerakan

Emas

Kebijakan tarif impor logam AS untuk Meksiko, Kanada, dan Uni Eropa yang memicu kembali kekhawatiran perang dagang masih berpotensi menahan penurunan harga emas di tengah kekuatan dollar yang mulai lesu menjelang pengumuman kebijakan The Fed pekan depan. Kenaikan harga emas mengincar support $1304 dan support di area $1292.

Minyak Mentah

Permintaan peningkatan output dari AS kepada OPEC dinilai investor telah terjadi ketidakseimbangan minyak secara global. Jika EIA turut melaporkan pengurangan persediaan minyak di AS, maka harga minyak mentah berpleuang naik mengincar resisten $66.40 dengan support di level $65.15.

EURUSD

EURUSD berpeluang menguat mengincar resisten 1.1780 jika laporan pengetatan kebijakan moneter dari ECB mendominasi sentimen pasar. Potensi arah berbalik dengan support di area 1.1690.

GBPUSD

Beberapa data ekonomi Inggris yang dirilis lebih baik akhir-akhir ini berpotensi menopang GBPUSD untuk bangkit dari level terendah 6 bulan. Jika resisten 1.3435 tembus, maka penguatan selanjutnya mengincar 1.3460. Support di area 1.3380.

USDJPY

Kekuatan dollar AS yang mulai lesu pasca penetapan kebijakan tarif impor logam dari AS masih berpeluang membawa USDJPY turun menguji support 109.40. Resisten terdekat di level 110.10.

AUDUSD

GDP Australia yang dirilis 1.0% lebih tinggi dari ekspektasi 0.9% membuat AUDUSD menguat di awal sesi perdagangan Asia. Potensi penguatan berlanjut mengincar resisten 0.7680 dengan support di level 0.7640.