Mengapa Trading Forex ?

0
515

Ada banyak manfaat dan keuntungan dari trading forex, terutama jika dibandingkan dengan trading saham maupun trading futures (perdagangan berjangka). Berikut adalah beberapa alasan mengapa begitu banyak orang yang memilih untuk trading di Pasar Forex ini:

Tidak  ada biaya ekstra

Tidak ada biaya kliring, tidak ada biaya penukaran, tidak ada biaya pemerintah, tidak ada biaya broker. Kebanyakan broker retail mencari kompensasi untuk jasa mereka melalui sesuatu yang disebut “bid/ask spread”, dan spread itupun biasanya dikembalikan lagi ke trader dalam bentuk Rebates (cashback).

Tidak ada perantara

Perdagangan mata uang dalam Pasar Forex Spot menghilangkan tengkulak dan memungkinkan Anda untuk melakukan perdagangan langsung dengan pasar, tanpa adanya perantara yang bertanggung jawab atas transaksi yang anda lakukan pada pasangan mata uang tertentu.  Jadi dalam trading forex, anda tidak perlu bantuan orang lain sebagai perantara jika anda hendak melakukan aktivitas transaksi Trading Forex.

Tidak ada ukuran lot tetap

Di pasar berjangka dan pasar saham, jumlah atau ukuran kontrak ditentukan oleh bursa. Sebuah kontrak ukuran standar untuk futures perak adalah 5.000 ons, dan ukuran saham minimal 1 lot adalah 500 eksemplar. Di forex spot, Anda menentukan jumlah ukuran kontrak Anda sendiri, biasanya disebut ukuran posisi/volume atau lebih familiar lagi kita sebut dengan LOT. Hal ini memungkinkan para pedagang retail (trader recehan) untuk berpartisipasi dalam Pasar Forex dengan account sekecil  $1 saja.

Biaya transaksi yang rendah

Biaya retail transaksi (selisih harga antara jual dan beli alias SPREAD) biasanya kurang dari 0,1% di bawah kondisi pasar normal. Di broker dealer yang lebih besar, spread bisa serendah 0,07%. Tentu saja hal ini tergantung pada leverage Anda dan semua akan dijelaskan nanti secara lebih detail.

Pasar buka 24-jam

Tidak perlu menunggu bel pembukaan pasar. Mulai dari waktu pembukaan market Australia setiap Senin jam 04.00 pagi hingga waktu penutupan market New York setiap Jumat jam 03.58 pagi, pasar forex tidak pernah tidur. Ini hal yang luar biasa bagi mereka yang ingin berdagang secara paruh waktu, karena Anda dapat memilih kapan Anda ingin melakukan perdagangan (trading), bisa pagi, siang, malam, saat sarapan, saat makan siang atau bahkan di sela-sela jam tidur Anda (begadang).

Tidak ada yang bisa mengatur Pasar Forex

Pasar Forex/pasar valuta asing itu begitu besar dan memiliki begitu banyak peserta dari berbagai belahan dunia. Bahkan Bank Sentral atau Pemerintah Negara manapun tidak dapat mengontrol harga di Pasar Forex untuk jangka waktu yang lama. Memang Pemerintah/Bank Sentral bisa melakukan intervensi pasar ke dalam Pasar Forex dan itu akan berimbas kepada pergerakan harga di dalam Pasar Forex, tapi tidak untuk kurun waktu yang lama, biasanya hanya berkisar beberapa minggu saja.

Leverage (daya ungkit)

Dalam perdagangan forex, deposit kecil dapat mengontrol nilai kontrak yang jauh lebih besar. Hal inilah yang disebut dengan Leverage/daya ungkit. Leverage memberikan trader kemampuan untuk membuat keuntungan besar, dan pada saat yang sama menjaga modal tetap dalam risiko minimal.
Misalnya, broker forex mungkin menawarkan leverage 1:50, yang berarti bahwa $ 50 margin dolar deposit akan memungkinkan pedagang untuk membeli atau menjual kontrak mata uang senilai $ 2.500. Demikian pula, dengan modal $ 500 dolar, orang bisa berdagang dengan kontrak $ 25.000 dolar dan seterusnya. Broker Forex saat ini lazimnya menawarkan leverage hingga 1:1000.
Analogi yang tepat untuk Leverage ini adalah DONGKRAK, dengan modal tenaga kecil kita dapat mengangkat mobil berbobot berat menggunakan Dongkrak. Prinsip serupa berlaku untuk Leverage dalam Trading Forex, dengan modal kecil mampu bertransaksi dengan nilai kontrak yang lebih besar.

Likuiditas yang tinggi

Karena pasar forex sangat besar, dan juga sangat mudah dicairkan dananya, ini merupakan kelebihan tersendiri bagi anda. Karena itu berarti bahwa dalam kondisi pasar normal, dengan klik mouse Anda dapat seketika membeli dan menjual sekehendak anda, dan seperti biasanya secara otomatis akan ada seseorang lain di pasar yang bersedia mengambil sisi lain dari perdagangan Anda. Anda tidak akan pernah “terjebak” dalam perdagangan. Anda bahkan dapat mengatur platform trading online Anda untuk secara otomatis menutup posisi Anda setelah tingkat keuntungan yang diinginkan (take profit order) telah tercapai, dan / atau menutup perdagangan jika perdagangan akan melawan Anda (stop loss order).

Tidak Butuh Modal Besar

Anda akan berpikir bahwa jika anda memulai profesi sebagai trader mata uang akan menelan biaya satu ton uang. Faktanya adalah, jika dibandingkan dengan perdagangan saham, opsi atau futures, maka perdagangan Forex/mata uang itu yang paling kecil biaya dan modalnya. Broker forex online menawarkan rekening perdagangan “mini” dan “mikro”, dengan modal minimal $100 dan beberapa broker bahkan ada yang menawarkan pembukaan rekening dengan modal minimal $1.
Kami tidak mengatakan Anda harus membuka rekening dengan modal  minimal, tapi kami disini hanya memberi gambaran bahwa trading forex jauh lebih mudah diakses untuk rata-rata individu yang tidak memiliki banyak dana untuk modal awal perdagangan.

Banyak bonus, hadiah dan aneka hal gratisan

Kebanyakan broker forex online menawarkan “demo” account untuk berlatih trading dan membangun keterampilan Anda, bersamaan dengan berita forex real-time dan layanan grafik forex secara Gratis. Bahkan beberapa broker juga menawarkan akun bonus modal tanpa perlu deposit.
Akun demo adalah sumber daya yang sangat berharga bagi mereka yang “secara finansial terhambat” dan ingin mengasah kemampuan trading mereka dengan “uang mainan” sebelum membuka rekening live trading dan meresikokan uang riil.

Perbandingan Forex  vs  Saham

Ada sekitar 2.800 saham yang tercatat di Bursa New York. Sekitar 3.100 saham tercatat di NASDAQ, sekitar 2.292 saham tercatat di Bursa Tokyo. Dan ada  sekitar 532 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Mana yang akan Anda perdagangkan? Punya waktu untuk senantiasa memantau perkembangan dari segitu banyaknya perusahaan ?
Dalam perdagangan mata uang spot, ada puluhan mata uang yang diperdagangkan, namun sebagian besar pelaku pasar melakukan perdagangan di empat Pasangan Mata Uang Utama (Major Pair) saja.
Yaitu: EUR-USD, USD-JPY, GBP-USD dan USD-CAD.
Bukankah empat pasang jauh lebih mudah untuk dipantau daripada ribuan saham?

Pasar 24 jam

Seperti yang sudah diulas di atas, Pasar forex adalah pasar yang buka 24-jam. Kebanyakan broker buka dari hari Minggu pukul 16:00 EST (waktu standar timur) hingga Jumat pukul 04:00 EST, dengan layanan pelanggan biasanya tersedia 24/7. Dengan kemampuan untuk melakukan perdagangan selama sesi jam pasar AS, Australia, Asia, dan Eropa, Anda dapat menyesuaikan jadwal trading Anda sendiri.

Biaya Komisi Minimal

Kebanyakan broker forex tidak mengenakan komisi atau biaya transaksi tambahan untuk perdagangan mata uang online ataupun melalui telepon. Dikombinasikan dengan ketat, konsisten, dan sepenuhnya transparan dalam urusan spread, biaya trading forex lebih rendah dibandingkan pasar lainnya. Kebanyakan broker mencari kompensasi untuk jasa mereka melalui bid / ask spread yang sebagian akan dikembalikan melalui Rebates/cashback kepada trader, seperti yang sudah dibahas diatas pula.

Eksekusi  Instan

Transaksi perdagangan Anda akan langsung dieksekusi dalam kondisi pasar normal. Dengan kondisi tersebut, biasanya harga yang ditampilkan saat Anda melaksanakan perintah transaksi pasar Anda adalah harga yang Anda dapatkan saat itu juga. Anda dapat mengeksekusi transaksi langsung dari harga streaming yang sedang disiarkan secara langsung/real-time. Perlu diingat bahwa banyak broker hanya menjamin order stop, limit, dan entry order di bawah kondisi pasar normal. Yang disebut Kondisi Pasar Normal adalah suatu kondisi dimana tidak terjadi bencana alam besar-besaran, perang dunia atau kiamat (force majeure/keadaan kahar).

Tidak ada Batasan Untuk Posisi Jual

Berbeda dengan pasar ekuitas ataupun pasar saham, tidak ada pembatasan Posisi Jual di pasar mata uang. Bahkan peluang trading di pasar mata uang itu selalu ada, terlepas dari bagaimana cara pasar bergerak, atau  apakah seorang trader itu mengambil posisi Beli ataupun Jual. Karena perdagangan mata uang itu selalu melibatkan membeli satu mata uang dan menjual mata uang yang lain secara bersamaan dan otomatis, maka tidak ada bias struktural ke pasar. Sehingga Anda selalu memiliki akses yang sama terhadap perdagangan di pasar, baik itu dalam keadaan trend naik ataupun turun. Sedangkan di dalam pasar Saham/Ekuitas itu transaksinya dibatasi tidak boleh ambil posisi Jual terlebih dahulu kalau belum punya posisi Beli.

Tidak ada Perantara

Sistem Pertukaran Terpusat (contoh: Bursa Saham) memberikan banyak keuntungan kepada pedagang. Namun, salah satu masalah dengan pertukaran terpusat adalah keterlibatan perantara. Setiap pihak, baik itu pihak penjual maupun pembeli  harus menggunakan perantara jika ingin melakukan transaksinya. Dan tentu saja pihak perantara akan mengenakan aneka biaya kepada Pihak Penjual atau Pembeli, belum lagi prosesnya juga memakan waktu lama.
Sedangkan Pasar Forex Spot, seperti yang dulu sudah kita ulas bersama, adalah desentralisasi (tidak terpusat), yang berarti Penawaran harga dapat bervariasi dari dealer mata uang yang berbeda-beda. Persaingan di antara mereka begitu sengit bahwa Anda hampir selalu yakin bahwa Anda mendapatkan penawaran terbaik. Trader forex mendapatkan akses yang jauh lebih cepat dan biaya yang jauh lebih murah karena tidak melibatkan pihak perantara dalam setiap transaksinya.

Jual/Beli tidak mengontrol Pasar

Mungkin Anda pernah dengar, “milyarder A” menjual “saham X” lalu membeli “saham Z”
Lalu “perusahaan X” bangkrut akibat aksi penjualan “saham X” tersebut oleh milyarder A, yang ternyata adalah keluarga dari pemilik “perusahaan Z”.
Pasar saham sangat rentan terhadap pembelian dan penjualan dengan dana besar serta intrik-intrik seperti ini. Pada perdagangan di Pasar Forex Spot, dimana arus perputaran dananya amat sangat luar biasa besar itu, sangat kecil kemungkinan-nya bahwa salah satu “milyarder” atau bank mampu mengendalikan mata uang tertentu. Bahkan jika disatukan sekalipun, kekuatan Bank, hedge fund, pemerintah, rumah konversi mata uang retail, dan beberapa individu berkantong sangat tebal pun hanya mampu menguasai secuil, kurang dari seperempat porsi dalam arus perputaran Pasar Forex.

Tidak  ada Manipulasi Pasar

Anda mungkin pernah/sering melihat berita di TV tentang harga saham perusahaan tertentu menjadi jatuh, lalu ada analis dari perusahaan pialang bergengsi yang dikambing-hitamkan oleh media/publik, analis malang tersebut dituduh menyesatkan/menipu publik karena memberi saran/rekomendasi salah, seperti “beli,” padahal harga saham itu menurun dengan cepat? Ini adalah sifat dari hubungan ini. Tidak peduli siapa yang salah atau benar, tidak peduli apakah ada langkah2 intervensi dari Pemerintah, toh selalu beritanya menghilang dengan sendirinya. Dan sudah jelas bahwa dalam kasus “Drama Penipuan Publik” semacam ini, yang paling dirugikan adalah pihak individual/investor yang membeli “saham sampah” tersebut.

IPO (initial public offering= penawaran saham perdana) adalah bisnis besar bagi kedua belah pihak, yaitu perusahaan yang akan go-publik dan perusahaan pialang/broker saham. Hubungan antar kedua belah pihak itu bersifat saling menguntungkan. Dan sudah pasti analis/pialang akan melakukan seribu cara untuk sebisa mungkin menguntungkan pihak perusahaan yang melakukan go-publik (IPO) tadi. Sedangkan di dalam dunia Trading Forex/valuta asing, dengan Pasar Forex Spot sebagai pasar utama, dinamika pergerakan harga valuta asing itu sendiri sudah menghasilkan miliaran pendapatan bagi bank-bank di dunia dan juga valuta asing merupakan salah satu kebutuhan pokok dari pasar global. Analis valuta asing memiliki efek/pengaruh yang sangat kecil  kepada nilai tukar suatu mata uang, biasanya mereka hanya menganalisis trend pergerakan harga di Pasar Forex, dan saran/rekomendasi dari analis Forex bisa dibilang tidak berdampak sama sekali terhadap pergerakan trend di Pasar Forex.
Dari sini kita semua bisa simpulkan bahwa:  TIDAK ADA MANIPULASI  DALAM PASAR FOREX.

Forex vs Futures

Likuiditas

Di pasar forex, lebih dari US$5,3 Trilyun diperdagangkan setiap hari, menjadikannya pasar terbesar dan paling likuid di dunia. Pasar ini dapat menyerap volume perdagangan dan transaksi ukuran yang mengerdilkan kapasitas pasar lainnya. Sedangkan Pasar Perdagangan Berjangka (futures) hanya memiliki arus transaksi sebesar US$ 30 miliar per hari. Tiga puluh miliar dibandingkan dengan lima trilyun lebih, dari sini saja anda sudah pasti bisa melihat perbedaan yang signifikan antara Pasar Forex dan Pasar Berjangka (futures).
Pasar Berjangka tidak akan pernah dapat bersaing dengan Pasar Forex karena likuiditasnya yang relatif terbatas. Sedangkan Pasar Forex selalu cair, yang berarti posisi transaksi kita dapat dilikuidasi kapanpun kita kehendaki dan stop order akan tereksekusi dengan presisi, dengan pengecualian untuk kondisi pasar yang sangat volatil/bergejolak.

Pasar Buka Terus  Selama 24 jam

Pada hari Minggu jam 17.00 EST (waktu standar timur), perdagangan dimulai saat pasar dibuka di Sydney. Lalu jam 7:00 EST pasar Tokyo mulai buka, diikuti oleh London pada jam 3:00 EST. Dan akhirnya, New York buka pada jam 8:00 EST dan tutup pukul 16:00 EST. Sebelum perdagangan New York tutup, pasar Sydney kembali dibuka lagi. Benar-benar siklus 24 jam penuh dari Pasar Forex. Sebagai pedagang/trader, hal  ini memungkinkan Anda untuk melakukan transaksi trading secara langsung berdasarkan berita yang menguntungkan atau tidak menguntungkan, sesaat setelah berita itu disiarkan.
Beda dengan Futures, misalkan jika ada data penting datang dari Inggris atau Jepang saat Pasar Berjangka/Futures AS sedang tutup, maka esok harinya saat Pasar Berjangka buka, pergerakan harganya akan menjadi kacau balau dan bisa berakibat trader/pedagang menjadi bangkrut dalam sekejap.

Kepastian Harga

Ketika trading forex, Anda akan mendapatkan eksekusi transaksi yang cepat dan kepastian harga yang anda pesan, disaat kondisi pasar normal. Sebaliknya, perdagangan berjangka/futures dan pasar ekuitas tidak menawarkan kepastian harga atau pelaksanaan perdagangan instan. Bahkan dengan munculnya perdagangan elektronik dan kecepatan eksekusi yang terjamin sekalipun, tidak bisa dipastikan ada atau tidaknya ketersediaan harga Futures ataupun Ekuitas yang sesuai dengan pesanan kita.
Harga yang dikutip oleh Broker Futures seringkali hanya mewakili harga perdagangan TERAKHIR, belum tentu harga kontrak Futures itu yang hendak kita beli.

Dijamin Resikonya Terbatas

Pedagang/trader dalam Trading Forex diharuskan memiliki batasan posisi untuk tujuan manajemen risiko. Jumlah ini diatur relatif terhadap uang di rekening trader secara otomatis oleh sistem/platform Trading Forex. Risiko diminimalkan di pasar spot valas karena kemampuan online dari platform trading secara otomatis akan menghasilkan Margin Call jika jumlah margin yang diperlukan melebihi modal perdagangan yang tersedia di akun Anda.
Selama kondisi pasar normal, semua posisi terbuka akan ditutup segera (saat kondisi pasar yang cepat, posisi Anda bisa ditutup di atas tingkat stop loss).

Sedangkan di Pasar Berjangka/Futures atau Pasar Saham dan Ekuitas, posisi Anda dapat dilikuidasi pada kerugian yang lebih besar dari apa yang Anda miliki di account Anda, dan Anda diwajibkan bertanggung jawab atas defisit yang terjadi di account anda dan mengganti rugi atas kekalahan anda. Bahkan tak jarang juga ada trader/pedagang Saham atau Futures terpaksa menjual rumah, tanah, mobil atau mungkin bahkan masuk penjara demi menebus/ganti rugi kekalahannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here