Cara Trading dengan Candlestick

2
1577

Cara Trading dengan Candlestick

 

 

Kebanyakan para trader forex yang mempelajari ilmu candlestick, hanya terjebak pada hafalan bentuk-bentuk pola candlestick tanpa mengetahui rahasia perhitungan candlestick itu sendiri. Sehingga seringkali muncul paradigma di kalangan trader forex bahwa ilmu candlestick itu omong kosong, trading menggunakan candlestick itu tidak akurat, bahkan ada yang sampai salah kaprah begadang melototin bentuk-bentuk candlestick sambil membayang-bayangkan bentuk candlestick yang akan muncul selanjutnya.

ninja-candle

Pada contoh-contoh berikut ini, kita akan belajar menerapkan semua ilmu candlestick yang telah kita pelajari pada bab-bab sebelumnya.
Rumus untuk menghitung candlestick adalah:
(High + Low dari pola candlestick) dibagi 2 = N, lalu
N dikali candle power = X pips.
Nah N + X pips = titik Take Profit kita.

Indeks Candle Power dapat dilihat disini

Contoh:

hammer_3
Pada contoh ini, kita mendapatkan pola Hammer (reversal naik, power 60%)
11111hammer_3
dengan harga High-nya di 111.77 dan harga Low-nya di 111.35, berarti
N = (111.77+111.35) /2 = 111.56
X pips = 111.56 * 60% = 66.93 pips
Take Profit = 111.56 + 66 pips = 112.22
Saran: Open Posisi BUY, bebas di harga berapa pun, asalkan masih berada dalam range/jangkauan harga N (111.56) dan harga Take Profit (112.22)
Untuk order Stop-Loss (SL) itu adalah = harga N (111.56)
Untuk order Take Profit tentu saja di harga Take Profit (112.22)

Setelah kita lakukan analisa dan perhitungan candle seperti diatas, lalu kita juga telah melakukan Open Posisi sesuai saran diatas, jangan lupa berdoalah kepada Tuhan agar diberi kelancaran dan kemudahan rejeki. Karena kita tidak pernah bisa tahu wujud dari masa depan, kita hanya mampu berusaha memprediksikan/memperkirakan-nya dengan ilmu perhitungan semaksimal mungkin.
Nah, sekarang mari kita lihat realisasinya….(klik video dibawah ini)

Alhamdulillah, Puji Syukur ke hadirat Tuhan. Ternyata analisa/perhitungan candlestick yang kita lakukan itu terwujud dengan sukses, setelah Pola Hammer terbentuk, pergerakan harga benar-benar naik mengenai titik Take Profit. Ini berarti Open Posisi BUY kita tadi yang berada di dalam range/jangkauan harga N (111.56) dan harga Take Profit (112.22) sudah terlikuidasi/Close Posisi dalam keadaaan profit.

Dari contoh diatas, sekarang kita bisa menilai sendiri bagaimana akurasi dari ilmu candlestick. Apakah sesuai dengan yang dituduhkan lewat paradigma salah kaprah selama ini di kalangan para trader forex atau tidak?

Lalu apakah cukup bagi seorang trader forex, hanya berbekal ilmu candlestick ini saja untuk mendulang sukses dalam trading forex?
tentu saja tidak cukup !!!
Karena masih banyak faktor-faktor penting lainnya selain candlestick yang mempengaruhi pergerakan harga dalam Pasar Forex.
Seorang trader forex yang baik adalah trader yang senantiasa haus ilmu dan selalu siap menerima perubahan/pembaharuan, karena pada hakikatnya Pasar Forex itu sendiri senantiasa berubah/terbaharui setiap saat.

 

2 COMMENTS

  1. Makasih infonya, akan coba di backtest 🙂
    Tapi ada pertanyaan nih: bagaimana menentukan candle power yg 60% itu???
    Trimakasih gan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here