Biaya Trading

0
1396

Biaya Trading tergantung pada beberapa faktor. Beberapa di antaranya adalah instrumen trading (pair mata uang), pasar, serta biaya broker. Umumnya broker, atau dalam bahasa Indonesia pialang, mencari nafkah dari layanan yang mereka berikan. 

Beberapa orang mungkin mengabaikan biaya ini. Namun, jika ingin melihat trading sebagai sebuah bisnis, Anda harus meminimalkan biaya dan pastikan mendapatkan lebih untuk setiap dolar yang Anda belanjakan. Secara kasar, Anda akan menanggung biaya sebagai berikut:

1. Komisi
Biaya ini dibebankan kepada trader. Komisi yang Anda bayar biasanya dihitung sebagai persentase dari ukuran trading. Misalnya, jika Anda membeli atau menjual $10.000, maka broker akan mengenakan biaya misalnya 1%.

2. Slippage
Harga komoditas selalu bergerak sepanjang pasar terbuka. Oleh karena itu, jika harga saham/valas $10 sekarang, itu tidak berarti dia benar-benar memiliki harga $10 ketika Anda memutuskan untuk membelinya. Sebab, harga pasar mungkin sudah berubah. Misalkan order buy dengan harga awal $10 lalu tiba-tiba ada jeda berupa slippage sebesar $10,25. Sementara Anda membeli 100 lot, maka biaya slippage sendiri totalnya $25 (100 lot x $0,25).

3. Spread
Spread adalah perbedaan antara tawaran untuk membeli dan penawaran untuk menjual pada komoditas tertentu. Biaya spread dibebankan kepada trader sebagai jasa broker yang telah memberikan layanan.

4. Biaya Platform
Biaya bulanan untuk menggunakan platform trading broker. Namun ada pula broker lainnya yang tidak mengenakan biaya platform pada trader mereka.

5. Expense
Biaya ini meliputi pembayaran yang berkaitan dengan pendidikan trading seperti membeli buku, software trading, langganan data, dan lain sebagainya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here