Kenaikan yield Treasury AS pada hari Senin membantu dollar AS pulih setelah mengalami tekanan akibat rilis data PPI dan CPI AS yang lebih rendah dari perkiraan pada pekan lalu.

Data penjualan ritel AS yang dirilis pukul 19:30 WIB kemungkinan besar akan menentukan arah pergerakan pasar hari ini. Jika data tersebut dirilis lebih rendah dari perkiraan, ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed sebanyak empat kali di tahun ini akan kembali meredup.

Sementara dari Eropa, data GDP Jerman dan zona euro serta tenaga kerja Inggris akan menjadi penggerak pertama EURUSD dan GBPUSD.

Potensi Pergerakan

Emas
Tekanan turun harga emas kemungkinan masih akan ditahan support 1311, dan berpotensi berbalik menguat jika support tersebut gagal ditembus dan jika data penjualan ritel AS dirilis lebih rendah dari perkiraan. Potensi penguatan ke area 1322.

Minyak Mentah
OPEC yang menyebut kondisi oversupply sudah hampir diatasi menjadi sentimen positif bagi harga minyak mentah. Untuk melanjutkan kenaikan harga minyak perlu menembus resisten terdekat di kisaran 71.35, dengan target selanjutnya ke 71.90. Support berada di kisaran 70.90 dan 70.50.

EURUSD
EURUSD berpeluang melemah ke 1.1875 jika data GDP Jerman pukul 13:00 WIB dirilis lebih rendah dari 0,4%. Resisten di kisaran 1.1970.

GBPUSD
GBPUSD mampu mencatat penguatan dua hari beruntun Senin kemarin, jika data tenaga kerja Inggris khususnya indek upah (average hourly earnings) pukul 15:30 WIB dirilis lebih tinggi dari perkiraan. Target penguatan ke area 1.3660, dengan support terdekat di kisaran 1.3535.

USDJPY
Kenaikan USDJPY kemungkinan masih akan tertahan resisten di kisaran 109.90 – 110.00, dan berpotensi berbalik turun jika data penjualan ritel AS dirilis mengecewakan. Target penurunan ke area 109.25

AUDUSD
AUDUSD berpotensi menguat ke 0.7565 setelah RBA minutes yang dirilis pukul 8:30 WIB menunjukkan sikap optimis bank sentral Australia akan perekonomian yang mulai mengumpulkan momentum penguatan. Support terdekat di kisaran 0.7500.