Reserve Bank of Australia (RBA) akan mengumumkan kebijakan moneter pada pukul 11:30 WIB. Suku bunga 1,50% diprediksi tidak akan dinaikkan, namun pelaku pasar tetap akan mengamati pernyataan-pernyataan yang dikeluarkan, khususnya masalah kondisi perekonomian dan outlook kebijakan kedepannya.

Potensi Pergerakan

Emas
Harga emas kembali melemah pada hari Senin, dan tanpa rilis data ekonomi penting dari AS harga emas kemungkinan masih akan berkonsolidasi di rentang $1200 – $1219, dengan kecenderungan bergerak naik akibat aksi short covering melihat posisi emas di level terendah 1 tahun.

Minyak Mentah
Rencana AS memberikan sanksi terhadap Iran (produsen minyak terbesar ke 5 dunia) diperkirakan akan menjadi sentimen positif bagi minyak mentah dan membuka peluang kenaikan harga ke 70.30 dengan support di kisaran 68.20.

EURUSD
EURUSD masih tertekan selama tertahan di bawah level 1.1600. Target penuruan terterdekat di kisaran 1.1510, jika dilewati EURUSD berpeluang ke 1.1470.

GBPUSD
GBPUSD membentuk level terendah 11 bulan baru pada perdagangan Senin, penurunan berpotensi berlanjut selama tertahan di bawah level psikologis 1.3000, dengan target ke area 1.2900, atau lebih jauh ke 1.2875.

USDJPY
USDJPY bergerak dalam rentang sempit pada perdagangan Senin, secara keseluruhan pasangan mata uang ini masih berpotensi menguat selama tidak menembus ke bawah level 111.00, dengan target terdekat ke area 111.90.

AUDUSD
Saat pengumuman kebijakan moneter nanti, tim riset ING memprediksi RBA akan menyoroti ketidakpastian global terkait isu perdagangan dagang, serta perekonomian China sebagai mitra dagang utama Australia. ING memberikan outlook bearish untuk AUDUSD dan memprediksi penurunan ke level 0.7200 dalam satu bulan ke depan.