Mata uang yuan China yang mulai bergerak stabil sejak perdagangan Senin turut memicu penguatan major currency lainnya, seperti euro pada perdagangan Selasa kemarin. Hal tersebut diunggapkan oleh Kepala Strategi Forex TD Securities, mengutip laporan dari CNBC.

Selain faktor yuan, faktor teknikal juga dikatakan memicu koreksi indeks dollar. Tanpa data ekonomi penting dari AS hari ini, koreksi dollar kemungkinan akan berlanjut.

Potensi Pergerakan

Emas

Jika koreksi dollar berlanjut hari ini, harga emas berpeluang besar kembali menguat. Secara teknikal jika mampu menembus ke atas 1215, emas berpotensi ke area 1221. Support terdekat di kisaran 1208.

Minyak Mentah

Minyak mentah mendapat sentimen positif dari laporan penurunan stok di AS oleh API dan sanksi Iran. Jika EIA pukul 21:30 WIB hari ini juga melaporkan penurunan stok di AS lebih besar dari perkiaan, harga minyak mentah berpotensi menguat ke area 70.30, support di kisaran 68.65.

EURUSD

EURUSD saat ini bergerak di dekat level psikologis 1.1600, jika mampu menembus konsisten di atas level tersebut harga berpotensi naik ke 1.1650. Sementara jika kembali ke bawah 1.1650, EURUSD berpeluang ke area 1.1560.

GBPUSD

Level terendah Senin 1.2920 masih terlihat menjadi support yang kuat bagi GBPUSD yang terbebani outlook Hard Brexit. Jika level tersebut hari ini berhasil ditembus, GBPUSD berpotensi turun ke area 1.2850. Resisten berada di kisaran 1.2970.

USDJPY

USDJPY berbalik naik setelah menguat level 111.00 pada Selasa kemarin. Selama level tersebut tidak ditembus, USDJPY berpotensi naik ke area 111.90.

AUDUSD

Stabilnya mata uang yuang juga berdampak positif bagi AUDUSD yang menguat sejak Selasa kemarin pasca pengumuman kebijakan moneter Reserve Bank of Australia (RBA). National Australia Bank (NAB) memberikan key level resisten di kisaran 0.7460, tren AUDUSD berpotensi naik dalam jangka pendek jika mampu menembus resisten tersebut.