Dollar naik pada hari Kamis untuk pertama kalinya dalam lima hari, karena turunnya risk appetite mereda di tengah kekhawatiran yang mengganggu tentang ancaman AS untuk memberlakukan tarif tambahan pada impor China bulan depan.

Volatilitas EURUSD berpotensi meningkat karena mendapat katalis dari data German Retail Sales dan inflasi atau CPI Flash Estimate, Sementara harga emas berpeluang digerakkan data Chicago PMI.

Potensi pergerakan

EMAS

Harga emas berpotensi melemah dalam jangka pendek menguji level support di 1195 -1190 karena penguatan dolar menyusul data ekonomi AS yang kuat.

MINYAK

Gangguan pasokan minyak mentah dari Iran dan Venezuela dan setelah penurunan persediaan minyak mentah AS, berpeluang mendorong harga minyak menguat menguji level resisten di 70.60 – 70.85.

EURUSD

Dolar naik pada hari Kamis untuk pertama kalinya dalam lima hari, karena risk appetite mereda dan saham menyerah naik pada awal pekan ini berpotensi menekan EURUSD menguji level support di 1.1640 -1.1615.

GBPUSD

GBPUSD berpotensi bergerak melemah dalam jangka pendek menguji level support di 1.2970 – 1.2950 karena penguatan dolar dan memudarnya sentimen Brexit.

USDJPY

Minat pelaku pasar pada aset beresiko yang memudar karena penguatan dolar dan ancaman tarif AS kepada China berpotensi tekan USDJPY menguji level support di 110.60 – 110.45.

AUDUSD

AUDUSD dalam jangka pendek berpeluang menguji support 0.7240 – 0.7210 setelah sebuah laporan menyebutkan bahwa Presiden AS Trump mendukung tarif untuk USD 200 miliar ke produk China pada awal pekan depan.