Keputusan moneter European Central Bank (ECB) yang akan dirilis pukul 18:45 WIB serta konferensi pers yang akan dilaksanakan pukul 19:30 WIB akan menjadi pusat perhatian investor di tengah sentimen penguatan dollar AS dan kenaikan yield Treasury AS. Para analis terlihat pesimis untuk adanya sikap hawkish dari pejabat bank sentral karena kembali menurunnya perkembangan ekonomi di wilayah Zona Euro akhir-akhir ini.

Selain itu fokus investor lainnya adalah pada sejumlah data ekonomi AS seperti Durable Goods Orders dan Unemployment Claims AS yang dirilis pukul 19:30 WIB untuk petunjuk gambaran perekonomian AS. Jika data dirilis lebih baik dari estimasi, maka akan semakin memperkuat kinerja dollar AS akhir-akhir ini yang ditopang kenaikan yield Treasury AS yang melampaui level psikologis 3% dan meredanya tensi dagang antara AS dan China.

Potensi pergerakan

Emas

Harga emas masih berpotensi kembali lanjutkan pelemahannya pada hari Kamis di tengah sentimen tingginya yield Treasury AS, berakhir positifnya indeks saham AS pada sesi sebelumnya, dan menguatnya dollar AS untuk menguji level support di $1317-$1312. Namun, harga emas berpeluang untuk berbalik naik jika data Durable Goods Order dan Unemployment Claim AS yang dirilis pukul 19:30 WIB hasilnya lebih pesimis dari ekspektasi untuk menguji resisten di kunci di $1332.

Minyak

Sentimen kembali meningkatnya cadangan minyak mentah AS seperti dalam laporan EIA serta outlook menguatnya dollar AS berpotensi menjadi katalis negatif bagi pergerakan harga minyak pada hari ini untuk menguji level support terdekat di $67.50. Potensi rentang perdagangan jangka pendek $67.50 – $69.00.

EURUSD

EURUSD berpeluang untuk melemah dalam jangka pendek di tengah pesimisnya analis bahwa ECB akan bersikap hawkish dalam keputusan moneter mereka di pertemuan hari ini untuk menguji level support di 1.2100. Namun, jika mereka berikan kejutan untuk berikan pernyataan yang bersifat hawkish, tentu berpotensi mendorong naik EURUSD untuk membidik resisten di 1.2250.

GBPUSD

Masih berlarutnya kebijakan Brexit setelah pemerintah Inggris mengatakan bahwa masalah perjanjian perbatasan Inggris dengan Irlandia mungkin tidak akan terselesaikan setelah Inggris meninggalkan Uni Eropa berpeluang memicu pelemahan GBPUSD di tengah pesimisnya investor untuk adanya kenaikan suku bunga Inggris di bulan Mei untuk menguji level support di 1.3875 – 1.3800.

USDJPY

Sentimen penguatan dollar AS yang ditopang kenaikan Yield Treasury AS berpotensi akan memicu kenaikan USDJPY pada hari ini untuk menguji level resisten di 109.80-110.00. Namun, jika penguatan dollar AS kehilangan momentumnya pada data ekonomi AS, maka hal tersebut berpeluang memicu pelemahan USDJPY untuk menguji support di 109.00 – 108.70.

AUDUSD

Masih tertekannya harga komoditas di tengah menguatnnya dollar AS berpeluang akan kembali melemahkan pasangan AUDUSD pada hari ini untuk membidik support di 0.7500. Potensi rentang perdagangan hari ini 0.7500 – 0.7600.