Ketegangan di Suriah yang sedikit mereda membuat sentimen terhadap aset berisiko pelaku pasar pulih, yang berdampak pada penguatan indeks saham serta tertekannya aset-aset safe haven. Ditambah dengan penguatan dolar merespon notulensi The Fed yang mengindikasikan kemungkinan laju kenaikan suku bunga lebih cepat membuat harga emas turun lebih dari 1% pada perdagangan Kamis.

Penggerak pasar untuk hari ini masih sama dengan Kamis kemarin akibat minimnya data ekonomi penting yang dirilis. Namun tetap harus diperhatikan kemungkinan peningkatan ketegangan di Suriah mengingat hal tersebut selalu terkait dengan kicauan atau Tweet dari Presiden AS Donald Trump.

Potensi Pergerakan

Emas
Harga emas berpeluang besar melemah ke level 1326 jika mampu menembus ke bawah support 1334 dan jika situasi di Suriah kondusif. Resisten terdekat berada di kisaran 1342.

Minyak Mentah
Minyak mentah mencatat kenaikan tajam dalam empat hari beruntun, dan berpotensi memicu aksi profit taking yang dapat membawa harga turun. Selama tidak menembus resisten 67.50, harga emas berpeluang turun ke area 65.70.

EURUSD
ECB yang menunjukkan kekhawatiran akan penguatan kurs euro memberikan sentimen negatif bagi EURUSD. Meski demikian untuk turun lebih lanjut EURUSD perlu menembus konsisten di bawah support 1.2305 dengan target ke area 1.2265.

GBPUSD
Kuatnya ekspektasi kenaikan suku bunga di Inggris membuat GBPUSD naik ke level tertinggi 10 pekan dan menguji resisten di kisaramn 1.4245. Jika mampu menembus konsisten di atas resisten tersebut GBPUSD berpeluang naik ke area 1.4285.

USDJPY
USDJPY bergerak di dekat resisten 107.40 pagi ini, jika mampu konsisten di atas area tersebut USDJPY berpeluang melanjutkan kenaikan dengan terget ke 107.90.

AUDUSD
Dalam dua hari terakhir AUDUSD bergerak sideways di kisaran 0.7740 – 0.7770, dan pagi ini terlihat menguji batas atas 0.7770. Jika mampu menembus konsisten di atas area tersebut, AUDUSD berpeluang naik ke area 0.7800.