Berita Forex Hari Ini – Indeks dolar AS mencatat penurunan enam pekan beruntun dan membentuk level terendah tiga tahun baru pada hari Jumat. Penurunan tajam tersebut membuka potensi aksi profit taking maupun short covering yang dapat membawa dolar menguat, terlebih jika data inflasi inti PCE pukul 20:30 WIB dirilis lebih tinggi dari estimasi 0,2%.

Potensi Pergerakan

Emas
Harga emas berpeluang turun jika indeks dolar menguat. Support terdekat di kisaran 1345, penembusan di bawah level tersebut akan membawa harga turun ke area 1338.

Minyak Mentah
Harga minyak mentah masih kuat di level tertinggi lebih dari 3 tahun. Bertambahnya jumlah rig aktif di AS kembali menimbulkan potensi peningkatan produksi di AS, membuat harga berpeluang turun selama tidak menembus resisten 66.60, dengan target ke area 64.80.

EURUSD
EURUSD menguat 0,2% pada hari Jumat, meski sebelumnya sempat naik mendekati level 1.2500, menjadi indikasi kemungkinan aksi profit taking. Jika menembus ke bawah 1.2400, EURUSD berpeluang turun ke 1.2340. Resisten terdekat di kisaran 1.3465.

GBPUSD
Pola pergerakan GBPUSD cenderung mirip dengan EURUSD, sehingga potensi aksi profit taking juga kemungkinan terjadi terlebih jika menembus support 1.4110, dengan target ke area 1.4020. Resisten di kisaran 1.4190.

USDJPY
USDJPY berpeluang naik selama tidak menembus level terendah Jumat di kisaran 108.30, dengan potensi ke area 109.50. Namun jika 108.30 ditembus, USDJPY tekanan turun USDJPY akan semakin kuat, dengaa target ke 107.30.

AUDUSD
AUDUSD menunjukkan kinerja impresif setelah mencatat kenaikan 9 pekan beruntun. Kenaikan tajam tersebut dapat memicu aksi profit taking di awal pekan ini, jika menembus support 0.8080, AUDUSD berpeluang turun ke 0.8040. Level tertinggi Jumat 0.8135 menjadi resisten.