Pertumbuhan inflasi Inggris yang lebih rendah dari perkiraan membuat GBPUSD melemah hingga mendekati level 1.3300 atau terendah sejak 15 Desember 2017 pada perdagangan Rabu kemarin. Data penjualan ritel Inggris yang diprediksi naik 0,8% memberikan potensi rebound atau penguatan GBPUSD hari ini.

Selain data penjualan ritel, rilis notula rapat kebijakan moneter ECB juga akan menjadi fokus pasar hari ini.

Potensi Pergerakan

Emas
Kembali munculnya kecemasan akan kemungkinan terjadi perang dagang AS – China membuka peluang kenaikan emas pada hari ini, meski kemungkinan terbatas hingga level 1300. Secara keseluruhan emas masih akan bergerak di rentang 1280 – 1300, hingga mampu menembus salah satu area tersebut.

Minyak Mentah
Kenaikan stok minyak mentah di AS masih berpotensi menekan harga minyak mentah hari ini, dengan target penurunan ke area 70.60. Resisten terdekat di kisaran 72.20.

EURUSD
EURUSD berpotensi menguat ke jika rilis notula ECB pukul 18:30 WIB menunjukkan sikap optimis terhadap kondisi ekonomi zona euro. Target kenaikan ke area 1.1760, dengan support terdekat di kisaran 1.1650.

GBPUSD
Jika data penjualan ritel Inggris pukul 15:30 WIB dirilis lebih tinggi dari 0,8%, GBPUSD berpeluang menguat ke area 1.3450 pada hari ini, dengan support terdekat di kisaran 1.3290.

USDJPY
USDJPY turun lebih dari 50 pip di awal perdagangan hari ini, melanjutkan penurunan Rabu kemarin akibat pelemahan bursa saham serta kecemasan akan kemungkinan terjadinya perang dagang. Penurunan USDJPY masih berpotensi berlanjut dengan target ke level 109.10, resisten terdekat berada di kisaran 109.90.

AUDUSD
Belum pastinya hasil negosiasi AS – China serta penurunan harga-harga komoditas membuka peluang penurunan AUDUSD ke area 0.7500 hari ini, dengan resisten berada di kisaran 0.7570.