Berita Forex Hari Ini Rabu, 22 Pebruari 2017:

Jam 04:30 WIB: pidato gubernur RBA Philip Lowe (Berdampak tinggi pada AUD)
Philip Lowe dijadwalkan berbicara pada forum Australia-Canada Economic Leadership di Sydney. Isi pidato Lowe bisa dibaca disini.

Jam 07:30 WIB: data Construction Output Australia kwartal ke 4 tahun 2016 (Berdampak medium pada AUD)

Data yang dirilis oleh Biro Statistik Australia per kwartal ini mengukur persentasi perubahan jumlah total proyek konstruksi yang telah selesai dikerjakan, disebut juga dengan Construction Work Done. Indikator ini penting untuk mengetahui perubahan output sektor konstruksi yang akan mempengaruhi data GDP yang dirilis seminggu kemudian. Selain itu indikator ini juga akan berdampak pada data tenaga kerja dan pengeluaran konsumen.

Kwartal ke 3 tahun 2016 lalu jumlah total proyek konstruksi yang telah selesai dikerjakan turun 4.9% (atau -4.9%) dibandingkan kwartal kedua, lebih rendah dari perkiraan yang akan turun 1.5% dan merupakan penurunan terendah sejak kwartal ke 3 tahun 2000. Untuk kwartal ke 4 tahun 2016 diperkirakan jumlah total proyek konstruksi yang telah selesai dikerjakan akan kembali naik 0.5%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan (atau persentase penurunan yang lebih kecil) akan cenderung mendukung penguatan AUD.

Jam 16:00 WIB: indeks kepercayaan bisnis Jerman versi IFO bulan Pebruari 2017 (Berdampak tinggi pada EUR)

Indikator ini dirilis oleh IFO atau Information and Forschung, lembaga riset ekonomi di Munich dan merupakan think-tanks terbesar dan terpenting bagi perekonomian Jerman khususnya dan kawasan Eropa pada umumnya. Indeks dibuat dengan melakukan survey pada sekitar 7000 perusahaan dan pelaku bisnis di Jerman mengenai kondisi perekonomian saat ini (current condition) dan perkiraannya untuk 6 bulan kedepan (future expectations).

Indeks sentimen bisnis IFO ini merupakan indikator awal bagi pengeluaran untuk investasi baru atau ekspansi dan perekrutan tenaga kerja sehingga akan berdampak pada pertumbuhan. Indeks ini menggunakan angka 100 sebagai patokan. Indeks diatas 100 berarti sentimen bisnis positif dan dibawah 100 sentimen bisnis negatif.

Bulan Januari lalu indeks kepercayaan bisnis Jerman berada pada angka 109.8, lebih rendah dari perkiraan yang 111.3 dan yang terendah sejak bulan September 2016. Pada bulan Januari lalu indeks future expectations turun ke 103.2 dibandingkan bulan Desember 2016 yang 105.5 sementara indeks current condition naik ke angka 116.9 dari sebelumnya yang 116.7. Untuk bulan Pebruari 2017 diperkirakan indeks IFO Jerman akan sedikit turun ke angka 109.6. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan EUR menguat.

Jam 16:30 WIB: data Gross Domestic Product (GDP) Inggris kwartal ke 4 tahun 2016 (second estimate) (Berdampak tinggi pada GBP)

Angka GDP menyatakan nilai total barang dan jasa yang dihasilkan suatu negara dalam periode waktu tertentu. GDP dianggap sebagai ukuran pertumbuhan ekonomi suatu negara dan biasanya diumumkan per kwartal. Di Inggris GDP dirilis 3 kali, preliminary, second estimate dan final. Preliminary adalah rilis awal sehingga lebih berdampak, namun jika pada second release dan final terjadi perubahan maka akan berdampak tinggi juga.

Rilis data berupa persentase kenaikan dibandingkan kwartal sebelumnya atau quarter over quartet (q/q) dan dibandingkan kwartal yang sama pada tahun sebelumnya (quarter over year atau q/y). Yang lebih berdampak biasanya data q/q.

Dari hasil rilis data Preliminary 26 Januari lalu, GDP Inggris kwartal ke 4 tahun 2016 (q/q) naik 0.6%, lebih tinggi dari perkiraan yang akan naik 0.5% dan sama dengan kwartal ke 3, sementara untuk basis tahunan (q/y) GDP kwartal ke 4 tahun 2016 naik 2.2%, tertinggi sejak kwartal ke 2 tahun 2015.

Naiknya GDP kwartal ke 4 tersebut terutama disebabkan oleh output sektor jasa yang meningkat 0.8% dan sektor agriculture yang naik 0.4%. Untuk data second estimate yang dirilis hari ini diperkirakan GDP kwartal ke 4 tahun 2016 q/q akan tetap +0.6% dan q/y juga tetap +2.2%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan GBP menguat.

Jam 17:00 WIB: data Consumer Price Index (CPI) kawasan Euro bulan Januari 2017 (Final) (Berdampak medium-tinggi pada EUR)

Ada 2 rilis yaitu CPI inti (Core CPI) dan CPI total. CPI inti tidak memperhitungkan kategori barang makanan, minuman, tembakau dan energi (bahan bakar minyak dan gas). Untuk kawasan Euro yang berdampak tinggi adalah data inflasi tahunan atau CPI total year over year (y/y) yaitu yang dibandingkan dengan data bulan yang sama pada tahun sebelumnya. Bank sentral Eropa (ECB) selalu melihat indikator ini untuk menentukan target inflasi dan tingkat suku bunga. Data final biasanya relatif kurang berdampak dibandingkan Flash Estimate kecuali terjadi perubahan yang signifikan.

CPI total Flash Estimate bulan Januari 2017 y/y yang dirilis tanggal 4 Januari lalu menunjukkan angka +1.8% atau naik 1.8%, lebih tinggi dari perkiraan yang akan naik 1.5% dan merupakan tingkat inflasi tertinggi sejak bulan Pebruari 2013 akibat rebound-nya harga energi, makanan dan sektor jasa. Sementara CPI inti Flash Estimate y/y bulan Januari berada pada angka +0.9%, sesuai dengan perkiraan dan sama dengan bulan Desember 2016 (tertinggi dalam 6 bulan terakhir).

Untuk data final bulan Januari 2017 diperkirakan tidak berubah, CPI total y/y tetap +1.8% dan CPI inti y/y tetap +0.9%. Jika terjadi revisi yang lebih tinggi dari perkiraan maka akan cenderung menyebabkan EUR menguat.

Jam 20:30 WIB: data Retail Sales Canada bulan Desember 2016 (Berdampak tinggi pada CAD)

Indikator ini mengukur pesentasi perubahan volume penjualan retail selama periode sebulan. Penjualan retail menunjukkan tingkat pengeluaran konsumen yang akan berdampak pada tingkat inflasi dan pertumbuhan ekonomi Canada. Ada 2 rilis, penjualan retail inti (Core Retail Sales) yang tidak termasuk otomotif, dan penjualan retail total. Biasanya yang berdampak tinggi adalah data month over month (m/m) atau yang dibandingkan dengan data bulan sebelumnya.

Bulan Nopember 2016 lalu penjualan retail total di Canada m/m naik 0.2%, lebih rendah dari perkiraan yang akan naik 0.5% dan merupakan persentase kenaikan terendah dalam 3 bulan terakhir, sementara penjualan retail inti m/m naik 0.1%, sesuai dengan perkiraan dan yang terendah dalam 4 bulan terakhir. Kenaikan penjualan bulan Nopember terutama terjadi pada toko kendaraan bermotor (+0.8%) dan toko material bangunan (+2.9%) sementara toko makanan dan minuman dan penjualan di stasiun bahan bakar mengalami penurunan.

Dalam basis tahunan (y/y) yaitu yang dibandingkan dengan bulan Nopember 2015, retail sales total di Canada naik 3.0%, lebih rendah dari bulan sebelumnya yang naik 3.8%. Untuk bulan Desember 2016 diperkirakan Retail Sales total m/m akan kembali naik 0.1% dan Core Retail Sales m/m akan naik 0.8%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan CAD menguat.

Jam 22:00 WIB: data Existing Home Sales AS bulan Januari 2017 (Berdampak medium-tinggi pada USD)
Indikator ini mengukur jumlah penjualan rumah tinggal di AS selama periode satu bulan, diluar perumahan baru. Rilis data ini akan berdampak karena penjualan rumah akan memicu konsumsi produk-produk lain dan mempengaruhi tingkat inflasi. Selain itu perusahaan leasing dan broker property juga akan memperoleh penghasilan dari transaksi jual beli rumah tersebut.

Bulan Desember 2016 lalu penjualan rumah tinggal di AS mencapai 5.49 juta unit atau turun 2.8% dari bulan sebelumnya, lebih rendah dari perkiraan 5.54 juta unit dan yang terendah sejak bulan September 2016. Turunnya angka penjualan bulan Desember tersebut disebabkan oleh merosotnya penjualan rumah untuk condominium sebesar 10.3% dan rumah untuk single family yang turun 1.8%.

Untuk bulan Januari 2017 diperkirakan Existing Home Sales akan berada pada angka 5.55 juta unit. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan USD.

Kamis, 23 Pebruari 2017:

Jam 02:00 WIB: notulen meeting FOMC tanggal 1-2 Pebruari 2017 (Berdampak tinggi pada USD)

Notulen meeting FOMC biasanya dirilis 8 kali per tahun, sekitar 3 minggu setelah pengumuman suku bunga The Fed. Data ini mengungkapkan hasil akhir voting para anggota FOMC yang dilakukan pada saat meeting. Perbedaan hasil voting yang menyolok akan berdampak pada pergerakan USD. Juga jika hasil meeting dinilai hawkish maka USD akan menguat, dan sebaliknya jika cenderung dovish maka USD akan melemah.

Pada meeting tanggal 1-2 Pebruari lalu yang tidak disertai dengan konperensi pers, The Fed mempertahankan suku bunga acuan pada level 0.50% hingga 0.75%, dan tidak memberi petunjuk waktu kenaikan suku bunga ditengah belum jelasnya rencana kebijakan fiskal presiden Trump. Akibatnya USD melemah versus hampir semua mata uang utama seusai rilis statement, meski dalam statement disebutkan sektor tenaga kerja AS yang solid, tingkat pengangguran yang berada pada level rendah dan inflasi yang terus naik.

Pada intinya The Fed akan tetap pada rencana kenaikan suku bunga secara bertahap dalam tahun ini dengan didukung oleh data fundamental yang semakin baik, namun tampaknya masih menunggu detail dan waktu pelaksanaan stimulus fiskal yang direncanakan presiden Trump. Pada meeting kali ini ada tiga anggota baru yang memiliki hak voting yaitu Patrick Harker, Robert Kaplan dan Neel Kashkari.

1 COMMENT

  1. kalo saya berpatokan pada ichimoku untuk mencapai trend bullish di pair gbp/jpy apakah bagus? lebih baik mana antara ichimoku dan Bollinger Bands?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here