Berita Forex Hari Ini – Dolar AS berpeluang mempertahankan penguatannya pada hari ini setelah pada hari Jumat lalu pasar merespon baik perilisan data penjualan retail AS yang meskipun dirilis lebih rendah dari estimasi, namun untuk periode sebelumnya direvisi lebih baik serta Presiden Trump yang akan menaikan tarif impor China sebesar $200 miliar paling cepat hari Senin.

Untuk data penting hari ini akan tertuju pada laporan Final CPI zona Euro pukul 16.00 WIB, Foreign Securities Purchases pukul 19.30 dan Empire State Manufactring Index AS pukul 19.30 WIB.

Potensi Pergerakan

Emas

Harga emas berpeluang lanjutkan pelemahannya di tengah sentimen penguatan dolar karena outlook kenaikan suku bunga The Fed dan eskalasi dagang AS-China di tengah rencana pemberlakuakn tarif $200 miliar dari Washington terhadap Beijing dengan menguji level support di $1187-$1185. Jika menguat, harga harus menembus atas $1200 untuk memicu tren bullish.

Minyak

Harga minyak berpeluang melemah dalam jangka pendek karena meningkatnya aktivitas rig AS di tenga kekhawatiran terhadap pertumbuhan ekonomi glolal untuk menguji level support di $68.30-$68.00. Namun jika investor kembali cemaskan sanksi AS terhadap Iran, harga minyak berpotensi untuk naik menargetkan resisten di $69.30 – $69.50.

EURUSD

Perilisan data CPI zona Euro yang dipandang pesimis oleh pasar berpotensi memperburuk pelemahan EURUSD untuk menguji support di 1.1580-1.1550 di tengah tren penguatan dolar AS. Namun jika data dipandang optimis, EURUSD berpotensi untuk berbalik naik untuk mengincar resisten di 1.1660 – 1.1700.

GBPUSD

Kembali munculnya kekhawatiran risiko Brexit pasca adanya laporan dari Financial Times bahwa partai oposisi Buruh akan mengadakan voting terhadap kesepakatan Brexit PM May berpeluang melemahkan GBPUSD untuk mengincar support di 1.3040 – 1.3000. Untuk sisi atasnya, level resisten terlihat di 1.3100 – 1.3120.

USDJPY

USDJPY berpeluang untuk menguat dalam jangka pendek di tengah pasar didominiasi sentimen penguatan dolar untuk mengincar resisten di 112.50. Namun, USDJPY dapat berbalik turun mengincar support di 111.50 jika pulihnya sentimen risk aversion di tengah ketegangan dagang AS-China.

AUDUSD

Risiko perang dagang AS-China akan menjadi faktor dominan pemicu pelemahan AUDUSD pada hari ini di tengah tidak adanya data ekonomi domestik dari Australia dan China untuk menguji support di 0.7120 – 0.7100. Untuk sisi atasnya, level resisten terlihat di 0.7170 – 0.7200.