Meski data penjualan ritel AS Selasa kemarin dirilis lebih rendah dari perkiraan, namun dollar tetap menunjukkan ketangguhan terbantu kenaikan yield Treasury AS. Yield Treasury tenor 10 tahun kembali ke atas level 3% Selasa kemarin, dan mencapai level tertinggi sejak tahun 2011.

Potensi Pergerakan

Emas
Tekanan turun emas semakin besar setelah menembus ke bawah 1300 untuk pertama kalinya sejak 29 Desember 2017. Selama tidak kembali ke atas 1300, harga emas berpeluang besar melanjutkan penurunan dengan target ke 1280.

Minyak Mentah
API yang melaporkan penambahan stok di AS membuat harga minyak berakhir melemah pada perdagangan Selasa. Laporan EIA pukul 21:30 WIB akan menjadi fokus, jika stok di AS dilaporkan menurun lebih dari perkiraan 1,1 juta barel, minyak mentah berpotensi menguat kembali ke 71.90. Support di kisaran 70.30.

EURUSD
EURUSD memiliki peluang melanjutkan penurunan jika mampu menembus kosisten di bawah level 1.1800, dengan target ke area 1.1740. Resisten terdekat di ksiaran 1.1855.

GBPUSD
GBPUSD membentuk level terendah tahun ini di kisaran 1.3450 Selasa kemarin, yang berpotensi memicu kembali aksi jual, khususnya jika menembus ke bawah level tersebut. Target penurunan di kisaran 1.3340, dengan resisten terdekat di kisaran 1.3540.

USDJPY
USDJPY berpotensi naik ke area 111.20 jika data ijin membangun AS pada pukul 19:30 WIB dirilis lebih tinggi dari 1,35 juta. Support terdekat berada di kisaran 109.90.

AUDUSD
Rilis data indeks upah Australia di kuartal I pukul 8:30 WIB yang lebih rendah dari perkiraan, mengkonfirmasi kecemasan RBA akan rendahnya kenaikan upah yang menghambat laju inflasi. AUDUSD berpotensi melanjutkan penurunan merespon data tersebut, dengan target ke 0.7410, resisten terdekat di kisaran 0.7485.