Berita Forex Hari Ini 15 Agustus 2016

0
215

Berita forex hari ini Senin, 15 Agustus 2016:
Hari libur bank-bank di Perancis dan Italia (Assumption Day)

Jam 06:50 WIB: data Preliminary Gross Domestic Product (GDP) Jepang kwartal ke 2 tahun 2016 (Berdampak tinggi pada JPY)
Disebut juga dengan Real GDP, dan dirilis oleh Cabinet Office setiap kwartal. GDP menunjukkan nilai total barang dan jasa yang dihasilkan Jepang dalam periode waktu tertentu dan digunakan sebagai ukuran pertumbuhan ekonomi. Untuk Jepang data GDP dirilis 2 kali, Preliminary (data awal) dan Final. Preliminary GDP yang merupakan rilis pertama biasanya lebih berdampak dari Final. Hasil rilis berupa persentase perubahan dibandingkan dengan kwartal sebelumnya (q/q).

Kwartal pertama lalu ekonomi Jepang tumbuh 0.5% (revisi dari data sebelumnya yang tumbuh 0.4%) dibandingkan kwartal ke 4 tahun 2015, lebih tinggi dari perkiraan yang akan tumbuh 0.1% dan merupakan persentase pertumbuhan tertinggi sejak kwartal pertama tahun 2015. Naiknya GDP kwartal pertama tersebut disebabkan oleh naiknya private consumption, pengeluaran pemerintah dan ekspor. Untuk kwartal ke 2 tahun 2016 diperkirakan GDP Jepang q/q akan kembali tumbuh 0.2%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan JPY menguat.

Jam 14:15 WIB: data Producer Price Index (PPI) Swiss bulan Juli 2016 (Berdampak medium pada CHF)
Data PPI adalah salah satu indikator utama guna mengukur tingkat inflasi di Swiss disamping CPI. Karena perekonomian Swiss tidak sebesar negara-negara mata uang utama lainnya, maka data PPI yang dirilis disatukan dengan data Import Prices dan sering disebut dengan Producer and Import Prices. Hasil rilis menunjukkan persentase perubahan dibandingkan bulan sebelumnya.

Bulan Juni lalu PPI m/m naik 0.1%, lebih rendah dari perkiraan yang akan naik 0.2% dan yang terendah dalam 3 bulan terakhir. Untuk bulan Juli 2016 diperkirakan PPI Swiss akan mengalami kontraksi 0.2% (atau -0.2%). Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan CHF.

Jam 19:30 WIB: indeks Empire State Manufacturing AS bulan Agustus 2016 (Berdampak medium pada USD)
Indikator ini disebut juga dengan New York Manufacturing Index, dan dirilis oleh Federal Reserve Bank of New York. Indeks ini mengukur kondisi dan ekspektasi bisnis di kawasan industri New York dan sekitarnya, dan dibuat berdasarkan survey terhadap 200 pelaku industri di kawasan ini mengenai kondisi bisnis saat ini dan harapannya untuk waktu yang akan datang.

Angka indeks yang positif (lebih besar dari nol) mencerminkan kondisi bisnis yang makin baik, dan angka negatif mencerminkan kondisi yang menurun. Meski kawasan industri di New York relatif kecil, namun indeks ini dirilis lebih awal dari indeks Philly Fed Manufacturing dan indeks ISM Manufacturing sehingga bisa mencerminkan keadaan awal sektor manufaktur di AS yang bisa mempengaruhi tenaga kerja, pengeluaran konsumen dan investasi.

Bulan Juli lalu indeks berada pada angka +0.55, jauh lebih rendah dari perkiraan +5.10 dan juga lebih rendah dari bulan Juni yang +6.01 akibat turunnya ndeks tenaga kerja, new orders, shipment dan inventories. Untuk bulan Agustus 2016 diperkirakan indeks akan naik ke angka 2.10. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan USD.

Jam 21:00 WIB: indeks pasar perumahan AS versi NAHB bulan Agustus 2016 (Berdampak medium pada USD)
Indeks yang dirilis oleh National Association of Home Builders (NAHB) ini dibuat berdasarkan survey terhadap 900 perusahaan konstruksi perumahan mengenai prospek pasar perumahan saat ini dan waktu mendatang. Angka indeks diatas 50.0 menunjukkan prospek yang positif, sedang angka dibawah 50.0 menunjukkan prospek negatif.

Indeks bulan Juli lalu berada pada angka 59, lebih rendah dari perkiraan dan bulan Juni yang 60 akibat turunnya angka harapan penjualan untuk 6 bulan kedepan. Untuk bulan Agustus 2016 diperkirakan indeks akan kenbali berada pada angka 60. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan USD.

Selasa, 16 Agustus 2016:
Jam 03:00 WIB: data Treasury International Capital (TIC) Long Term Purchases di AS bulan Juni 2016 (Berdampak medium pada USD)
Indikator yang juga disebut Net Long Term Securities Transaction ini mengukur perbedaan antara asset jangka panjang dari luar negeri yang dibeli oleh penduduk AS dan asset jangka panjang AS yang dibeli oleh investor luar negeri selama periode satu bulan. Dengan demikian data ini menunjukkan neraca investasi domestik dan investasi asing di AS. Biasanya asset yang dimaksud adalah saham dan bond. Jumlah permintaan asset dalam negeri AS akan berdampak pada nilai tukar mata uang US Dollar.

Bulan Mei lalu TIC Long Term Purchases di AS menunjukkan angka +USD 41.1 milyard atau lebih banyak asset jangka panjang AS yang dibeli oleh investor luar negeri. Angka tersebut lebih tinggi dari perkiraan yang +USD 31.6 milyard dan juga lebih tinggi dari bulan April yang -USD 67.4 milyard. Untuk bulan Juni 2016 analis tidak memberikan perkiraan, dan jika hasil rilis lebih tinggi dari bulan sebelumnya (+USD 41.1 milyard) maka akan cenderung mendukung penguatan USD.

Jam 08:30 WIB: notulen meeting Reserve Bank of Australia (RBA) tanggal 2 Agustus 2016 (Berdampak tinggi pada AUD)
Notulen meeting ini dirilis 11 kali setiap tahun, sekitar 2 minggu setelah pengumuman suku bunga oleh RBA. Pertama kali dirilis pada Desember 2007. Notulen ini penting diperhatikan karena menyangkut pandangan bank sentral terhadap kondisi perekonomian Australia pada saat menentukan tingkat suku bunga. Jika hasil meeting hawkish maka AUD akan cenderung menguat, dan jika hasil meeting dovish AUD cenderung melemah. Pada meeting terakhirnya tanggal 2 Agustus lalu RBA memotong suku bunga acuan sebesar 0.25% ke level 1.50%. Notulen meeting 2 Agustus 2016 bisa dibaca disini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here