Rilis data inflasi atau CPI AS pada hari Kamis yang lebih rendah dari perkiraan membuat laju penguatan dollar AS tertahan. Hal tersebut berhasil membawa harga emas menguat, namun mayoritas major currencies lainnya belum mampu menguat, EUR dan GBP berakhir mendatar pada perdagangan Kamis.

Data tingkat keyakinan konsumen AS yang akan dirilis pukul 21:00 WIB akan menjadi penggerak pada hari ini selain perkembangan isu perang dagang yang dapat muncul sewaktu-waktu.

Potensi Pergerakan

Emas

Harga emas berpeluang melanjutkan kenaikan ke area 1254 jika data tingkat keyakinan konsumen AS dirilis lebih rendah dari 98,1. Support berada di kisaran 1241.

Minyak Mentah

Mulai pulihnya ekspor di Libya membebani harga minyak mentah. Jika menembus kembali level 70.00 dan tertahan di bawah area tersebut, harga minyak mentah berpotensi turun ke area 68.30. Resisten di kisaran 70.65.

EURUSD

Jika data tingkat keyakinan konsumen AS dirilis lebih rendah dari perkiraan, EURUSD berpeluang naik ke area 1.1725, dengan support di kisaran 1.1625.

GBPUSD

Pernyataan Presiden AS, Donald Trump yang menginginkan Inggris keluar dari Uni Eropa secara “hard Brexit” menjadi sentimen negatif bagi GBPUSD, dan berpeluang melemah selama tertahan di bawah resisten 1.3220, dengan target ke area 1.3110.

USDJPY

Naiknya bursa saham global membuat permintaan yen sebagai safe haven menurun. Dampaknya USDJPY berpeluang menguat ke area 113.00. Support terdekat di kisaran 112.25.

AUDUSD

Data neraca perdagangan China yang dirilis hari ini akan menggerakkan AUDUSD pada hari ini. Jika dirilis surplus lebih tinggi dari perkiraan, AUDUSD berpeluang menguat ke area 0.7475 dengan support di kisaran 0.7385.