Berita Forex Hari Ini – Indeks dollar telah membukukan pelemahannya dan membentuk level terendahnya selama sepekan. Salah satu sentimen yang menjadi penekan kekuatannya adalah kekhawatiran investor terhadap tensi hubungan dagang yang memburuk antara AS-China terkait saling balas kebijakan kenaikan tarif impor. Sentimen inilah yang cenderung mendominasi pasar selama sepekan dan telah menjadi sentimen negatif bagi dollar.

Selain itu, data tenaga kerja AS yang dirilis mengecewakan pada Jumat lalu turut membuat dollar terus melemah. Hari ini akan rilis data indeks produsen AS pukul 19.30 WIB yang berpotensi bisa menjadi katalis positif untuk dollar. Jika data tersebut dirilis optimis, maka outlook pertumbuhan inflasi AS akan terprediksi dan kebijakan moneter The Fed diharapkan dapat memulihkan kekuatan dollar.

Dari Inggris, salah satu pejabat pengambil kebijakan moneter dari Bank of England (BoE) atau lebih dikenal sebagai Monetary Policy Committee (MPC), Andy Haldane dijadwalkan akan memberikan pernyataannya pukul 16.30 WIB yang berpotensi akan menggerakan mata uang sterling. Dari Kanada akan rilis building permits pukul 19.30 WIB. Laporan persediaan minyak AS dari American Petroleun Institute (API) juga dijadwalkan akan rilis pukul 03.30 WIB.

Potensi Pergerakan

Emas

Sentimen politik yang terjadi karena penggerebekan pengacara utama Trump, Michael Cohen, terkait dana suap pada Pemilu AS yang lalu sempat menjadi penopang harga emas di awal sesi Asia, namun penantian investor akan tertuju pada data indeks harga produsen AS nanti malam. Jika dirilis pesimis, maka harga emas berpotensi menguat menguji resisten $1344 dengan support terdekat di level $1330.

Minyak Mentah

Menguatnya Wall Street telah menopang harga minyak mentah dan hari ini masih menjadi katalis positif untuk harga minyak. Jika laporan API menunjukan pengurangan persediaan minyak AS, maka harga minyak mentah berpotensi menguat untuk menguji resisten $64.15 dengan support terdekat di level $62.95.

EURUSD

Pernyataan Presiden European Central Bank (ECB), Mario Draghi, terkait sikap tenangnya para pembuat kebijakan di tengah volatilitas pasar yang terjadi saat ini menjadi penopang tambahan euro pada perdagangan kemarin. Hal ini berpotensi masih menjadi katalis positif pergerakan EURUSD untuk menguji resisten 1.2365 di tengah masih lesunya kekuatan dollar. Support terlihat di level 1.2290.

GBPUSD

Mengambil keuntungan dari sentimen pelemahan dollar dan jika anggota MPC Haldane menyampaikan pernyataan hawkish terkait kebijakan moneter, maka GBPUSD berpotensi menguat untuk menguji resisten 1.4170 dengan support di level 1.4080.

USDJPY

Jika data indeks harga produsen AS dirilis pesimis, maka USDJPY berpotensi untuk turun menguji support 106.35 dengan resisten di level 107.35.

AUDUSD

Sentimen pelemahan dollar berpotensi menjadi penopang AUDUSD untuk menguji resisten 0.7745 dengan support di level 0.7675.