Penguatan dollar terus berlanjut atas sentimen positif bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga dalam waktu dekat, penguatan dollar telah membuat mata uang utama berada dalam tekanan. Pada pukul 01:00 WIB/Kamis, pasar akan menantikan apakah The Fed akan bersikap hawkish atau dovish pada kebijakannya, jika mereka sinyalkan kenaikan suku bunga kembali dalam waktu dekat maka hal itu akan berdampak positif bagi pergerakan dollar yang menguat akhir-akhir ini.

Sebelum pertemuan FOMC, fokus investor akan tertuju pada data penting ADP Non Farm Employment Change yang dirilis pukul 19:15 WIB, dengan estimasi pertumbuhan 200K, dari sebelumnya 241K, estimasi yang lebih rendah ini akan berpotensi menjadi penghalang kenaikan dollar. EIA juga akan merilis data cadangan minyak AS padapukul 21:30 WIB yang diprediksi akan bertambah suplai ke AS sebanyak 1.0M, lebih rendah dari sebelumnya 2.2M, harga minyak berpotensi bergerak naik jika saat rilis data lebih rendah dari estimasi. Dari Inggris akan merilis data indeks konstruksi pukul 15:30 WIB yang diperkirakan naik ke level 50.5, lebih tinggi dari data sebelumnya 47.0, data penting ini akan berpotensi menguatkan GBPUSD selama data aktual tidak lebih rendah dari estimasi.

Potensi pergerakan

Emas

Harga emas berpeluang melemah di tengah outlook investor yang optimis bahwa The Fed akan tetap hawkish pada keputusan menaikkan suku bunga tahun ini, Namun harga akan berpotensi berbalik melemah jika ternyata The Fed mengambil kebijakan yang dovish. Potensi pergerakan emas berada di level $1295- $1312.

Minyak

Laporan data API yang menunjukkan adanya peningkatan cadangan minyak AS berpotensi menekan harga minyak di awal perdagangan hari Rabu, Data resmi dari pemerintah untuk cadangan minyak AS baru akan dirilis pada hari Rabu malam, dengan estimasi kenaikan suplai sebanyak 1.0M, lebih rendah dari data sebelumnya yang bertambah 2.2M. Laporan tersebut berpotensi memicu volatilitas pada harga minyak dengan potensial rentang perdagangan terlihat di antara resisten $66.30- $69.50.

EURUSD

Memburuknya data zona Euro dan keraguan pada kebijakan ECB menormalkan kebijakan moneternya masih akan berpotensi memicu pelemahan EURUSD, dalam jangka pendek untuk berpotensi menguji level support di 1.1935 – 1.1900.

GBPUSD

Data domestik Inggris yang dirilis memburuk dan outlook penguatan dollar atas sentimen kenaikan suku bunga AS berpotensi melemahkan pergerakan GBPUSD, dalam jangka pendek menguji support di 1.3530 – 1.3490. Namun jika data indeks konstruksi Inggris dirilis lebih baik dari estimasi, GBPUSD berpotensi menguat menguji resisten 1.3680 – 1.3720.

USDJPY

Outlook penguatan dollar karena optimisme investor terhadap prospek kenaikan suku bunga AS serta meredahnya tensi di semenanjung Korea telah mengurangi minat investor terhadap safe haven, dalam jangka pendek USDJPY berpotensi menguji level resisten di 110.00- 110.30.

AUDUSD

Outlook RBA terhadap inflasi Autralia yang masih rendah dan sentimen kenaikan suku bunga dari The Fed masih berpotensi menekan AUDUSD menguji level support dalam jangka pendek 0.7450 – 0.7430.