Di penghujung akhir perdagangan pekan ini beberapa rilis data penting dan kembalinya kekhawatiran pasar akan perang dagang dari kebijakan tarif impor AS akan memicu volatilitas pasar. Pukul 19.30 WIB akan rilis serangkaian data tenaga kerja AS yang jika dirilis lebih baik dari estimasi, maka dollar berpeluang menguat dan harga emas berpeluang melemah. Selain itu rilis data tersebut akan menjadi refleksi sikap The Fed selanjutnya terkait kenaikan suku bunga dan kebijakan moneternya.

Munculnya kembali kekhawatiran perang dagang terkait kebijakan tarif impor baja dan aluminium juga berpotensi menaikkan minat investor terhadap aset safe haven. Sikap proteksionisme Presiden Trump itu akan segera diberlakukan untuk para mitra dagang utama AS yaitu Kanada, Meksiko, dan Uni Eropa. Pihak Uni Eropa bahkan siap untuk merespon kebijakan tersebut. Meskipun mereka tidak mengatakan akan memulai perang dagang, namun China turut berkomentar untuk melawan jika memang kebijakan tersebut memicu perang dagang.

Potensi Pergerakan

Emas

Jika rilis data tenaga kerja AS menjadi fokus utama pasar dan mendominasi pergerakan pasar, maka harga emas cenderung berpotensi melemah menguji support $1292. Peluang harga balik menguat mengincar resisten $1304.

Minyak Mentah

Semalam, investor mengabaikan laporan dari Energy Information Administration (EIA) bahwa persediaan minyak di AS telah berkurang lebih dari 3,6 juta barel, jauh dari estimasi yang hanya berkurang 0,4 juta barel. Hingga akhirnya ditutup tetap melemah. Jika outlook peningkatan output dari OPEC dan Rusia masih mendominasi pergerakan harga, maka harga minyak mentah berpeluang lanjutkan penurunannya mengincar support $65.80 dengan resisten terdekat di level $67.70.

EURUSD

Penguatan EURUSD berpotensi terbatas di awal sesi perdagangan hari ini pasca meredanya tensi politik di Italia untuk menguji resisten 1.1730. Jika dollar menguat pasca data tenaga kerja AS yang dirilis lebih baik, maka peluang pelemahan EURUSD mengincar support 1.1640.

GBPUSD

Jika data manufaktur Inggris pukul 15.30 WIB dirilis lebih rendah dari 53.5, maka GBPUSD berpotensi lanjutkan pelemahannya mengincar support area 1.3230 yang merupakan level terendah selama dua bulan terakhir. Resisten terdekat di 1.3320.

USDJPY

USDJPY berluang naik mengincar resisten 109.60 jika serangkaian data tenaga kerja AS dirilis lebih baik dari estimasi. Support terdekat di 108.50.

AUDUSD

Australia akan merilis data harga komoditas pukul 13.30 WIB. Jika harga komoditas naik, maka AUDUSD berpotensi tertopang menguat mengincar resisten terdekat 0.7590. Potensi arah berbalik melemah jika dollar menguat dan mendominasi pasar, support terlihat di level 0.7540.