Berita Forex Hari Ini – Bank sentral AS (The Fed) sesuai ekspektasi masih mempertahankan suku bunga 1,5%, namun memberikan proyeksi kenaikan inflasi yang lebih bagus dari proyeksi bulan Desember lalu. Kenaikan proyeksi inflasi tersebut dapat menjadi sentimen positif yang berpotensi menguatkan dolar hari ini.

Potensi Pergerakan

Emas
Harga emas menguat pada Rabu kemarin, meski demikian selama tidak menembus ke atas resisten 1353 harga emas berpeluang turun kembali ke area 1331. Data aktivitas manufaktur PMI AS pukul 22:00 WIB berpotensi menjadi penggerak emas selanjutnya.

Minyak Mentah
Meski stok minyak mentah di AS meningkat, namun penurunan stok bensin menjadi indikasi peningkatan permintaan, membuat harga minyak mentah menguat pada perdagangan Rabu. Minyak berpotensi melanjutkan penguatan ke area 65.75 jika mampu menembus resisten 65.15, dengan support terdekat di kisaran 64.35.

EURUSD
EURUSD berpeluang melemah pada hari ini melihat penurunan inflasi di zona euro sementara inflasi di AS diproyeksikan meningkat. Selama tidak menembus ke atas 1.2450, EURUSD berpeluang turun ke area 1.2330.

GBPUSD
Poundsterling masih dinaungi sentimen positif dari pernyataan Gubernur BoE mengenai outlook kebijakan moneter. Jika data aktivitas manufaktur PMI Inggris pukul 16:30 WIB dirilis lebih tinggi dari 56,5, GBPUSD berpotensi melanjutkan kenaikan ke 1.4310, dengan support di kisaran 1.4130.

USDJPY
USDJPY menjauhi level terendah 4 bulan setelah The Fed menunjukkan sikap optimis terhadap inflasi di AS. Jika mampu menembus konsisten di atas 109.40, USDJPY berpotensi naik ke area 110.00. Support terdekat di kisaran 108.95.
AUDUSD
Data ijin membangun Australia yang turun lebih besar dari perkiraan membuat AUDUSD melemah hingga menguji support 0.8035. Jika support tersebut mampu ditembus secara konsisten, AUDUSD berpotensi turun ke area 0.8000. Resisten terdekat di kisaran 0.8075.