Analisa Fundamental

0
152

Analisa Fundamental

 

Analisa Fundamental adalah suatu metode di dalam trading forex yang menganalisa/mempelajari faktor ekonomi, sosial dan kekuatan politik yang berpengaruh terhadap penawaran dan permintaan terhadap suatu aset atau mata uang tertentu.

Konsep dasar dari analisa fundamental ini adalah bahwa jika prospek ekonomi suatu negara saat ini atau masa depan membaik, mata uang negara tersebut pasti menguat. Semakin membaik atau semakin cerahnya prospek ekonomi suatu negara, akan menyebabkan semakin banyak pula investor dan pebisnis asing masuk berinvestasi ke dalam negara itu. Hal ini menyebabkan kebutuhan (demand) untuk membeli mata uang negara itu jadi meningkat, yang mengakibatkan nilai kurs-nya akan meningkat pula.

Sebaliknya, jika suatu negara tersebut sektor perekonomian-nya menurun, entah itu karena banyaknya kredit macet, penurunan suku bunga oleh pemerintah, negara itu dilanda perang/kerusuhan/bencana luar biasa, dll maka tentu saja para investor dan pebisnis asing akan beramai-ramai keluar dari negara tersebut. Mereka akan serentak menjual/mencairkan aset mata uangnya untuk ditukar ke mata uang negara asal masing-masing. Ini jelas menyebabkan persediaan (suplai) mata uang negara itu jadi semakin banyak, sehingga nilai kurs-nya akan menurun.

Tak jarang pula, faktor utang-piutang antar negara juga sangat berdampak kepada fluktuasi nilai kurs mata uang. Terutama jika negara yang berhutang itu kondisi ekonominya lebih besar daripada negara yang memberi hutang.

contoh: USD-JPY, Amerika Serikat memberi hutang kepada Jepang sejumlah $10 Milyar disaat kurs USD-JPY  106.52, itu berarti Jepang menerima pinjaman uang sebesar 106.520.000.000.000 Yen. Nah, misalkan setelah beberapa tahun ternyata sudah tanggal jatuh tempo Jepang harus membayar hutangnya ke Amerika Serikat, maka Amerika Serikat selaku negara dengan ekonomi lebih besar daripada Jepang akan berupaya semakin menaikkan kurs USD-JPY supaya Amerika Serikat mendapatkan keuntungan lebih.
contoh perhitungannya adalah sbb:
misal saat jatuh tempo Jepang bayar hutang sebesar $10 Milyar, Amerika Serikat berhasil menaikkan kurs USD-JPY menjadi 110.52, itu berarti Jepang harus menyediakan 110.520.000.000.000 Yen untuk ditukar menjadi 10 Milyar USD lalu dikembalikan ke Amerika Serikat. Dengan demikian bisa dikatakan bahwa Amerika Serikat mendapat untung 4 Trilyun Yen atau sekitar 36.2 Milyar USD, karena Amerika Serikat meminjamkan uang sebesar 106.520.000.000.000 Yen,  lalu menerima pengembalian hutang sebesar 110.520.000.000.000 Yen.

Selain beberapa faktor diatas, masih banyak faktor-faktor fundamental lainnya yang juga berpengaruh terhadap fluktuasi pergerakan harga forex, seperti misalnya: tingkat inflasi, tingkat pengangguran, pertumbuhan sektor industri, tingkat suku bunga, pertumbuhan ekspor/impor, dll.
Semuanya itu akan kita ulas bersama di kelas-kelas selanjutnya di Sekolah Forex Proinsta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here